Banjarmasin - Di tengah aksi nyata bersih-bersih sampah di TPA Veteran yang dilakukan para Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kota Banjarmasin. Tak sengaja ditemukan kantong kresek besar yang penuh dengan sampah medis.
Saat diperhatikan sampah medis yang ditemukan berisikan masker, botol infus bekas bahkan hingga bungkus jarum suntik dan lainnya.
Melihat hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banjarmasin, Muhammad Ridho Akbar mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kita Banjarmasin mengenai sampah medis yang ditemukan.
"Kita akan koordinasi dengan DLH dan pihak berwajib agar bisa memperdalam masalah ini. Apakah ini limbah medis yang boleh dibuang sembarang atau tidak," ucap Ridho.
Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin itu juga mengungkapkan dalam sampah medis tadi ditemukan juga kop surat dari salah satu rumah sakit milik pemerintah.
Menurutnya apabila nanti ada indikasi melanggar, maka tak menutup kemungkinan pihak rumah sakit yang telah membuang sembarangan limbah medisnya itu akan dipanggil ke DPRD Kota Banjarmasin.
"Akan kita minta keterangan soal ini," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love menuturkan pihaknya akan segera menindaklanjuti sampah medis yang sengaja dibuang sembarangan di TPS Veteran.
"Akan kita cari dan akan kita kasih peringatan karena sampah medis ini sangat berbahaya untuk dibuang sembarangan," kata Alive.
Menurut Alive, membuang sampah medis dengan sengaja secara sembarang tentunya bisa terancam pidana.
"Ini pasti akan kami telusuri," tegasnya.
Penemuan sampah medis di TPS ini sendiri lanjutnya, merupakan kali pertama yang pernah terjadi.
Ia menjelaskan sampah atau limbah medis dari rumah sakit ataupun klinik sendiri biasanya dibuang secara khusus untuk dimusnahkan.
"Biasanya limbah medis itu ada langganan sendiri. Mereka ada porter yang mengangkutnya dan ada pemusnahan. Jadi tidak dilakukan disembarang tempat," pungkasnya.
Hamdiah
Tags:
Pemko Banjarmasin